Madiun, INFO_PAS - Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan senam pagi yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun. Ratusan warga binaan tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu instruktur. Kegiatan rutin ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara petugas dan warga binaan.(15/07)
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, turut hadir memantau secara langsung jalannya kegiatan. Beliau berkeliling memastikan seluruh warga binaan mengikuti senam dengan tertib, aman, dan penuh semangat. Kehadiran Kalapas di tengah-tengah warga binaan menjadi wujud kepedulian sekaligus bentuk pembinaan yang humanis.
Ada yang berbeda pada kegiatan senam pagi kali ini. Jika biasanya setiap hari Rabu warga binaan menikmati sajian kacang hijau setelah berolahraga, kali ini Kalapas menepati janjinya yang disampaikan pada pekan lalu dengan mengganti menu menjadi bubur ketan hitam. Hidangan tersebut disambut antusias oleh warga binaan sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas partisipasi mereka dalam mengikuti kegiatan pembinaan.
Usai senam pagi, kegiatan dilanjutkan dengan latihan kebugaran yang dipandu oleh Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat). Seluruh warga binaan diajak melakukan push-up dan sit-up untuk meningkatkan kekuatan serta daya tahan fisik. Gelak tawa dan sorak semangat mewarnai kegiatan tersebut, menciptakan suasana pembinaan yang positif, penuh kebersamaan, dan tetap menjunjung tinggi kedisiplinan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa kegiatan senam pagi merupakan salah satu wadah yang efektif untuk membangun kesehatan, kebersamaan, dan komunikasi yang baik di lingkungan pemasyarakatan.
"Senam pagi bukan hanya untuk menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menyampaikan berbagai informasi penting kepada warga binaan. Kami ingin mereka tetap sehat, mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan, serta terus termotivasi mengikuti program pembinaan, termasuk pendidikan dan persiapan kegiatan HUT Kemerdekaan RI. Janji yang kami sampaikan juga harus kami tepati sebagai bentuk komitmen membangun kepercayaan dan kebersamaan. Hari ini kami sajikan bubur ketan hitam sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi warga binaan," ujar Rudi Kristiawan.
Melalui kegiatan rutin seperti ini, Lapas Pemuda Madiun terus berkomitmen menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, harmonis, dan produktif. Berbagai aktivitas fisik dan pembinaan yang dikemas secara menarik diharapkan mampu meningkatkan kesehatan, kekompakan, serta semangat warga binaan dalam mengikuti seluruh program pembinaan sebagai bekal untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat. (Humas Lapas Pemuda Madiun)
0 Komentar