SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur sukses menggelar Turnamen Mini Soccer antar Koordinator Wilayah (Korwil) pada Kamis (09/04/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh tujuh korwil se-Jawa Timur serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT). Tim Korwil Madiun turut ambil bagian dalam turnamen ini dengan diperkuat oleh tiga pegawai dari Lapas Pemuda Madiun.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang berlangsung tertib dan khidmat, dihadiri seluruh peserta serta official tim. Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai jalannya kegiatan sejak awal.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya olahraga sebagai sarana pembinaan karakter, mempererat kekompakan, serta menumbuhkan semangat kerja yang positif di lingkungan pemasyarakatan.
“Turnamen ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita memperkuat kebersamaan, menjaga kekompakan, dan menumbuhkan semangat kerja yang sehat,” ujar Kadiyono.
Secara simbolis, turnamen resmi dibuka dengan tendangan bola pertama ke gawang oleh Kadiyono, yang disambut meriah dengan tepuk tangan dan sorak sorai para peserta.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, turut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai turnamen ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarpegawai sekaligus membangun sinergi yang lebih solid.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya meningkatkan kebugaran, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kerja sama antarpegawai. Kami berharap semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga dan berdampak pada peningkatan kinerja,” ungkap Wahyu Susetyo.
Dalam ajang tersebut, Korwil Madiun berhasil menunjukkan performa terbaiknya hingga meraih posisi Juara II. Capaian ini menjadi bukti kekompakan dan semangat sportivitas yang tinggi dari seluruh anggota tim.
Turnamen Mini Soccer ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas serta sinergi antarpegawai pemasyarakatan di Jawa Timur. (Humas Lapas Pemuda Madiun)
0 Komentar